Fungsi AJB dalam proses pengajuan SHM perumahan di Palembang

Pengurusan pembelian dan kepemilikan tanah memang cukup rumit dan perlu banyak dokumen yang dibuat dan disiapkan. Anda sangat perlu untuk memahami seluruh dokumen penting yang dibutuhkan agar tidak ada satupun proses dan dokumen yang terlewat. Salah satu yang penting dan perlu diketahui adalah AJB atau Akta Jual Beli. Dokumen ini merupakan dokumen sah yang berkekuatan hukum. Fungsi AJB dalam proses pengajuan SHM ini adalah sebagai bukti otentik dari telah beralihnya kepemilikan tanah ataupun bangunan dari penjual kepada pembeli.

Apa Saja Syarat Pembuatan  Akta Jual Beli? Ini Dia

Dokumen Akta Jual Beli dibuat dengan tahapan tertentu yang sudah ditentukan. Syarat-syarat pembuatannya pun harus bisa dipenuhi agar dokumen resmi ini bisa dibuat. Berikut hal-hal yang perlu disiapkan:

  • Data dari penjual dan pembeli

Data penjual meliputi:

  1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk
  2. Kartu Keluarga
  3. Surat Nikah bagi yang sudah menikah
  4. Sertifikat Hak Atas Tanah atau bangunan asli dari tanah atau bangunan yang akan dijual.
  5. Bukti pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) selama periode 5 tahun terakhir.
  6. NPWP
  7. Surat persetujuan suami isteri
  8. Akta kematian (jika sudah meninggal)
  9. Surat Penetapan dan Akta Pembagian Harta Bersama jika sudah bercerai

Sementara itu data pembeli meliputi fotokopi KTP, Kartu Keluarga, Surat Nikah dan NPWP

  • Pembuatan AJB yang dilakukan di Kantor Notaris dan PPAT

Jika semua dokumen persyaratan sudah lengkap proses pembuatan AJB bisa mulai dilakukan di kantor PPAT. Proses ini diawali dengan pemeriksaan keaslian dokumen dan dilanjutkan dengan pembuatan AJB. AJB dibuat dengan ketentuan:

  1. Dihadiri pihak penjual dan pembali (suami dan isteri apabila sudah menikah).
  2. Disaksikan oleh minimal 2 orang saksi
  3. Dilakukan pembacaan isi Akta Jual Beli disaksikan dan ditandatangi oleh penjual, pembeli, saksi dan PPAT.
  4. Akta dibuat rangkap 2 asli, satu diserahkan pada pihak PPAT dan satu rangkap lagi diserahkan ke badan pertanahan.

Akta Jual Beli atau AJB ini dibuat dengan aturan khusus yang sudah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah melalui Badan Pertanahan Nasional. Maka dari itu Anda perlu paham dan mengikuti semua aturan yang berlaku.

Cara Hitung Biaya Akta PJB (Perjanjian Jual Beli) perumahan di Palembang